Siswa-siswi dan Para Guru SDN Tuabao Waiblama Sikka NTT Sambut Antusias Kunjungan Perdana Bunda Literasi Kabupaten Sikka
Maumere, Sikka. FajarAktual. Com
Fista Sambuari Kago, Bunda Literasi Kabupaten Sikka yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Sikka, melakukan kunjungan perdananya pasca pengukuhan dengan menyambangi siswa-siswi SDN Tuabao, Desa Tuabao, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT, Sabtu, 28/02/2026.

Pantauan media ini Kunjungan Bunda Literasi Sikka ini mendapat sambutan hangat dan penuh antusias dari siswa-siswi dan para guru.
Para siswa-siswi berbaris rapi dalam menyambut Bunda Literasi dengan menyanyikan lagu Literasi dan Salam Literasi dan Bunda Literasi membalas dengan senyuman khas seorang Bunda.
Di dalam ruangan kelas anak-anak dibagikan buku untuk membaca selama beberapa menit kemudian Bunda Literasi mengajukan pertanyaan dan meminta siswa-siswi tampil di depan. Untuk siswa-siswi kelas 1 dan 2 diminta untuk membaca di depan kelas. Sedangkan untuk kelas 3,4,5, menceriterakan isi ringkas apa yang dibaca. Semuanya berjalan lancar dan penuh tawa ria.
“Anak-anak harus berani dan mampu tampil di depan menceritakan bahan yang dibaca. Dan ini harus di latih terus menerus untuk memantik minat baca dan rasa percaya diri mengungkapkan sesuatu secara terstruktur, ” tegas Fista.

Tak hanya itu Bunda Literasi Sikka ini menguji kemampuan anak-anak SDN Tuabao untuk memperkenalkan diri menggunakan Bahasa Inggris.
Kunjungan ini menjadi langkah awal komitmen Bunda Literasi dalam mendorong gerakan literasi sejak usia dini, khususnya di wilayah pedesaan.
Dalam kunjungan tersebut, Bunda Literasi didampingi oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Sikka, Very Awales, Sekretaris DISARPUS Yuvensius Rafael, jajaran Pengurus TP PKK Kabupaten Sikka, serta Tim Bidang Pengelolaan Perpustakaan DISARPUS Sikka.
Dalam sambutannya, Ibu Fista menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi utama dalam membangun generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.
“Literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana anak-anak mampu memahami, berpikir kritis, serta memiliki keberanian untuk bermimpi dan meraih cita-cita. Kita ingin anak-anak di Desa Tuabao dan seluruh Kabupaten Sikka memiliki akses dan semangat yang sama dalam belajar,” ungkapnya.
Ia juga mengajak para guru dan orang tua untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung budaya membaca, baik di sekolah maupun di rumah. Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam menanamkan kebiasaan membaca sejak dini.

Pada kesempatan tersebut, Bunda Literasi juga berinteraksi langsung dengan siswa-siswi melalui kegiatan membaca bersama, dialog ringan tentang cita-cita, serta penyerahan bantuan buku bacaan untuk mendukung penguatan perpustakaan sekolah.
Kepala SDN Tuabao Kristina Albertina, S. Pd menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia berharap perhatian dan dukungan dari Bunda Literasi dan DISARPUS Sikka dapat semakin memotivasi siswa-siswi untuk gemar membaca dan meningkatkan prestasi belajar.
Melalui kunjungan perdana ini, Bunda Literasi Kabupaten Sikka menegaskan komitmennya untuk terus turun langsung ke sekolah-sekolah, menjangkau wilayah pelosok, serta memperkuat gerakan literasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Sikka yang cerdas, berdaya saing, dan berbudaya baca.
Redaksi : Yuven Fernandez













