*Pekerja Migran Asal Belu Hilang Misterius di Bandara Tangerang, Keluarga Cemas*
*FAJAR AKTUAL – Minggu, 4 Oktober 2026 – 18.18 WITA*
Kupang — Perjalanan kerja yang semestinya membawa asa bagi Maria Alisa Tereza, perempuan asal Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), berujung pada kecemasan mendalam.
Jejaknya mendadak terputus di sebuah bandara di wilayah Tangerang, Banten, saat dalam perjalanan menuju tempat kerja di Pekanbaru, Riau, pada Rabu, 1 Oktober 2026.
Peristiwa ini bermula ketika Maria Alisa bersama rekannya, Maria Katarina Soi, berangkat dari Kupang melalui proses perekrutan PT Srikandi yang berlokasi di Liliba, Kota Kupang.
Usai menjalani masa pelatihan di Solo, Boyolali, Jawa Tengah, keduanya dijadwalkan melanjutkan penerbangan menuju Pekanbaru untuk mulai bekerja.
Namun, setibanya di bandara transit di Tangerang pada 1 Oktober 2026, komunikasi dengan Maria Alisa seketika terhenti tanpa kejelasan.
Menurut keterangan Maria Katarina, rekan seperjalanannya, peristiwa bermula saat mereka bersama-sama masuk ke kamar mandi bandara.
Ketika Maria Katarina keluar dari kamar mandi, Maria Alisa sudah tidak berada di lokasi dan tidak diketahui keberadaannya.
Upaya untuk menghubungi korban pun dilakukan, panggilan telepon yang dilakukan masih tersambung namun tidak diangkat.
Pesan singkat yang dikirim melalui WhatsApp sempat terbaca oleh Maria Alisa sebelum akhirnya nomor tersebut memblokir kontak rekannya.
“Saya masih sempat telepon. Teleponnya masih masuk, tetapi tidak diangkat. Saya chat juga masih dibaca, tetapi tidak dibalas. Setelah itu akhirnya saya diblokir,” tutur Maria Katarina, Sabtu (3/10/2026) malam.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga di Belu diliputi tanda tanya besar mengenai keberadaan Maria Alisa.
Keluarga belum dapat memastikan apakah korban pergi atas kehendak sendiri atau menghadapi situasi lain di luar perkiraan selama di bandara transit tersebut.
Keluarga sangat mengharapkan bantuan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan penyalur tenaga kerja dan aparat berwenang, agar Maria Alisa dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
(@Anafunan*)













