STOK SOLAR DAN PERTALITE KOSONG DI SPBU TOLO, POLSEK KELARA PERKETAT PENGAMANAN
JENEPONTO — fajaraktual.com
Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Jeneponto kembali menjadi perhatian. Stok Solar dan Pertalite dilaporkan kosong di SPBU 7592308 Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu (13/9/2026).
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena Solar dan Pertalite merupakan jenis BBM yang banyak digunakan masyarakat, termasuk pelaku usaha, pengemudi angkutan, serta masyarakat yang menggantungkan aktivitas sehari-hari pada ketersediaan bahan bakar.
Berdasarkan data pengelola SPBU per Minggu, 13 September 2026, stok BBM yang masih tersedia hanya Pertamax sebanyak 285 liter dan Dexlite sebanyak 3.226 liter. Sementara Pertamax Turbo tercatat nihil.
Dengan kosongnya Solar dan Pertalite, masyarakat tentunya membutuhkan kepastian mengenai kapan pasokan berikutnya tiba. Jangan sampai kekosongan BBM berlangsung terlalu lama dan kemudian berdampak pada aktivitas ekonomi maupun mobilitas warga.
POLISI TURUN TANGAN
Mengantisipasi kemungkinan munculnya persoalan di tengah masyarakat, Kapolsek Kelara Polres Jeneponto Iptu Muh Akrif, S.Sos., memerintahkan empat personel untuk melakukan pemantauan sekaligus pengamanan di sekitar SPBU sejak pukul 07.00 WITA.
Langkah tersebut dinilai penting, terutama untuk menjaga ketertiban apabila terjadi antrean panjang ketika pasokan BBM kembali masuk.
“Personel kami berada di lokasi untuk memberikan informasi kepada masyarakat, mengatur antrean, dan mencegah terjadinya keributan. Kami imbau warga agar tidak panik dan tetap tertib,” ujar Iptu Muh Akrif.
Kehadiran aparat juga menjadi bentuk antisipasi agar persoalan kelangkaan BBM tidak berkembang menjadi konflik antara konsumen maupun pihak-pihak yang berkepentingan.
DISTRIBUSI HARUS TRANSPARAN
Di tengah kosongnya Solar dan Pertalite, persoalan yang tidak kalah penting adalah transparansi distribusi BBM.
Masyarakat berhak mengetahui bagaimana mekanisme pasokan BBM ke SPBU, kapan jadwal pengiriman berikutnya, serta bagaimana pengawasan dilakukan agar BBM yang masuk benar-benar sampai kepada konsumen yang berhak.
Apalagi, ketika stok BBM mengalami kekosongan, potensi munculnya antrean panjang, pembelian dalam jumlah tidak wajar, hingga penjualan kembali dengan harga tinggi harus menjadi perhatian aparat dan pihak terkait.
Karena itu, koordinasi antara pengelola SPBU, Pertamina, kepolisian, dan pemerintah daerah perlu dilakukan secara terbuka dan terukur.
Jangan sampai kelangkaan di SPBU justru menjadi ruang bagi oknum tertentu untuk mengambil keuntungan dengan menjual BBM kembali jauh di atas harga resmi.
Jika kemudian ditemukan adanya praktik penyelewengan, penimbunan, pembelian tidak sesuai ketentuan, atau penyalahgunaan BBM bersubsidi, aparat penegak hukum patut melakukan pemeriksaan dan menindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
ANTREAN MASIH TERKENDALI
Meski Solar dan Pertalite kosong, situasi di sekitar SPBU Tolo hingga laporan ini dibuat masih terpantau aman dan terkendali.
Antrean kendaraan roda dua maupun roda empat dilaporkan masih berjalan lancar. Arus lalu lintas pada jalur Jeneponto–Boro juga terpantau normal dari dua arah dan belum mengalami kemacetan berarti.
Polsek Kelara bersama pihak terkait terus melakukan koordinasi dengan Pertamina mengenai jadwal kedatangan pasokan BBM berikutnya.
Pengamanan juga akan terus dilakukan hingga distribusi BBM kembali normal.
PUBLIK MENUNGGU KEPASTIAN
Kekosongan Solar dan Pertalite di SPBU Tolo bukan sekadar persoalan antrean kendaraan. Bagi masyarakat, BBM berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan kebutuhan sehari-hari.
Karena itu, publik membutuhkan kepastian, bukan sekadar imbauan agar bersabar.
Pertamina dan pihak terkait diharapkan memberikan informasi yang jelas mengenai penyebab kekosongan serta estimasi distribusi berikutnya. Di sisi lain, pengawasan terhadap jalur distribusi juga harus diperketat untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan.
Sebab, ketika BBM resmi di SPBU kosong sementara kebutuhan masyarakat tetap tinggi, pertanyaan mengenai ke mana dan bagaimana distribusi BBM berlangsung menjadi hal yang wajar untuk diajukan.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar SPBU 7592308 Tolo terpantau aman, tertib, dan terkendali.
Sumber: Humas Polres Jeneponto
Reporter (Asri)













