PPK 1.1 BPJN Sulut Percepat Perbaikan Jalan Nasional Jelang Idulfitri
Minut, FajarAktual.com 4/03/2026
Menjelang Hari Raya Idulfitri, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara Wilayah I melalui PPK 1.1 melakukan percepatan perbaikan sejumlah ruas jalan nasional guna memastikan kondisi jalan tetap aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 BPJN Sulut, Sam Haerani, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menunjang program pemerintah dalam menghadapi arus mudik Lebaran. Ia menjelaskan, pemerintah menargetkan kondisi jalan nasional berada pada status mantap atau tidak berlubang sehingga tidak membahayakan pengendara.
“Dalam rangka menunjang program pemerintah, menjelang minus lima hingga enam hari sebelum Idulfitri, khususnya jalan nasional diharapkan sudah berada dalam kondisi baik dan mantap. Artinya, jalan tidak berlubang dan aman dilalui oleh para pengendara,” kata Sam Haerani.
Menurutnya, pihak PPK 1.1 telah melakukan langkah antisipasi sejak awal bulan dengan melakukan aksi di lapangan berupa sapu lubang atau penutupan lubang di sejumlah ruas jalan yang menjadi tanggung jawabnya.
Adapun ruas jalan yang menjadi fokus penanganan meliputi ruas Manado–Tomohon, Tomohon–Tondano, Airmadidi–Tondano, Ratahan–Belang, serta ruas Langowan–Belang.
“Kami dari PPK 1.1 sudah mengantisipasi sejak awal bulan dengan turun langsung ke lapangan melakukan sapu lubang di empat ruas utama tersebut. Kami menargetkan sebelum 13 Februari 2026 seluruh lubang di ruas-ruas tersebut sudah tertutup,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya terus mengupayakan agar kondisi jalan nasional di wilayah kerja PPK 1.1 dapat berada dalam kondisi optimal sebelum masa mudik Lebaran.
Namun demikian, Sam mengakui masih terdapat beberapa segmen yang belum dapat dilakukan penanganan maksimal karena masih adanya pekerjaan lain yang sedang berlangsung.
“Di ruas Tondano–Wasian–Kakas–Kawangkoan hingga Langowan–Kawangkoan terdapat dua segmen, yakni segmen 6 dan segmen 7, yang belum bisa kami lakukan joint jalan karena masih ada pekerjaan lain di lokasi tersebut. Jika dipaksakan sekarang, hasilnya tidak akan rapi,” ungkapnya.
Ia menegaskan pihaknya memilih menunggu pekerjaan lain tersebut selesai terlebih dahulu agar proses perbaikan jalan dapat dilakukan dengan hasil yang lebih baik dan maksimal.
“Kami menunggu pekerjaan tersebut selesai agar penanganan yang kami lakukan nantinya bisa lebih rapi dan optimal,” pungkasnya.
(Ivan)













