Perkuat Literasi Demokrasi Desa, Sekda Minahasa Tekankan Netralitas dan Partisipasi Publik di Pilhut 2026
Tondano, FajarAktual.com
Upaya memperkuat kualitas demokrasi di tingkat desa terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Minahasa. Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, saat menjadi narasumber dalam Siaran Luar Studio Radio Republik Indonesia (RRI) Manado dengan tema “Menuju Pemilihan Hukum Tua Minahasa Tahun 2026 yang Jujur dan Adil”, yang digelar di Taman God Bless Lapangan Sam Ratulangi Tondano, Senin (2/2/2026).

Dalam dialog tersebut, Sekda Lynda Watania menyoroti pentingnya Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) tidak hanya sebagai agenda rutin pemerintahan desa, tetapi sebagai fondasi demokrasi lokal yang menentukan arah pembangunan dan pelayanan publik di desa. Oleh karena itu, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh tahapan Pilhut 2026 berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, serta keadilan.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa hadir sebagai fasilitator yang menjamin proses Pilhut berlangsung tertib dan sesuai aturan. Netralitas aparatur menjadi kunci utama, sekaligus mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan sadar akan hak politiknya,” ujar Sekda.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan Pilhut tidak semata diukur dari terlaksananya pemungutan suara, tetapi dari terjaganya stabilitas sosial, persatuan masyarakat, serta lahirnya pemimpin desa yang memiliki legitimasi kuat dari rakyat.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Komisi I, Rio Rindengan, yang turut menjadi narasumber, menyoroti peran strategis legislatif dalam mengawal regulasi dan pengawasan pelaksanaan Pilhut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat sangat diperlukan agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Pengawasan bukan hanya tugas pemerintah dan DPRD, tetapi juga masyarakat. Menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab adalah bentuk partisipasi nyata dalam menjaga kualitas demokrasi desa,” ungkapnya.
Siaran luar studio RRI Manado ini berlangsung secara interaktif dan disiarkan langsung, menarik perhatian masyarakat yang hadir di lokasi. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari jajaran dan staf RRI Manado sebagai bagian dari upaya edukasi publik melalui media penyiaran.
Melalui forum dialog terbuka ini, diharapkan masyarakat Minahasa semakin memahami mekanisme, tanggung jawab, serta nilai strategis Pemilihan Hukum Tua yang jujur dan adil, sebagai langkah awal mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
(Ivan)













