Perkuat Akurasi Data dan Perlindungan Warga, Wabup Minahasa Temui Wamensos RI
JAKARTA, FajarAktual.com
Upaya memastikan bantuan sosial benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Minahasa. Hal ini ditandai dengan kehadiran Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, dalam audiensi bersama Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Jabo Priyono, di Kantor Kementerian Sosial RI, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).

Audiensi tersebut menjadi ruang strategis bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan dan usulan program sosial, sekaligus menyelaraskan kebijakan pusat dengan kondisi riil di lapangan. Wakil Menteri Sosial RI dalam pertemuan itu didampingi oleh jajaran pimpinan Kementerian Sosial, mulai dari Direktorat Jaminan Sosial, Perlindungan Sosial, hingga penanganan komunitas adat dan kebencanaan.
Hadir pula sejumlah kepala daerah, di antaranya Bupati Minahasa Selatan dan Bupati Muna Barat, sebagai wujud komitmen bersama memperkuat sinergi lintas wilayah dalam pelaksanaan program sosial nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Wabup Vanda Sarundajang menekankan pentingnya akurasi dan sinkronisasi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai fondasi utama penyaluran bantuan. Pembahasan mencakup mekanisme pengusulan dan perubahan desil, jaminan kesehatan masyarakat, hingga penyelarasan data warga miskin agar intervensi pemerintah tidak meleset sasaran
“Data yang akurat adalah kunci. Ketika data sinkron, bantuan akan tepat, cepat, dan dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Vanda Sarundajang.
Selain menyampaikan usulan, Wakil Bupati Minahasa juga menyampaikan apresiasi atas berbagai program Kementerian Sosial RI yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Minahasa. Di antaranya Program Atensi Permakanan bagi lansia dan penyandang disabilitas yang telah berjalan selama dua tahun, bantuan bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat (SR)—di mana seluruh 75 peserta program tersebut berasal dari Minahasa—serta Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial lainnya.
Audiensi ini juga membahas penguatan perlindungan sosial di wilayah rawan bencana, termasuk dukungan penanggulangan bencana, pengembangan Lumbung Sosial, serta keberlanjutan Program Sekolah Rakyat. Seluruhnya diarahkan agar berbasis pada data sosial ekonomi nasional yang terintegrasi.
“Harapannya, setiap program yang dijalankan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah,” tambah Wabup.
Dalam audiensi tersebut, Wakil Bupati Minahasa didampingi oleh Kepala Dinas Sosial dr. Maya Rambitan, Kepala Dinas Pangan Maya Marina Kainde, SH, MAP, Sekretaris Dinas Pangan Anneke Rantung, SE, serta Kabag Kesra Geovani Rorora.
Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebijakan sosial yang inklusif, tepat sasaran, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
(Ivan)













