Pembangunan Gedung Terapi Serba Guna Dua Lantai SLB Bhakti Luhur Maumere Belum Selesai, Suster Corrie Ketuk Hati Dermawan
Maumere, Sikka. FajarAktual. Com
Pembangunan Gedung Terapi Serba Guna Dua Lantai Bhakti Luhur Maumere yang mulai dikerjakan awal Bulan Agustus 2025 kini proses pengerjaannya mencapai 81 %
“Pembangunan Gedung Terapi Serba Guna belum selesai. Kami mengetuk hati donatur bila ada yang tergerak hati untuk mendukung karya dan pelayanan khususnya dalam menyelesaikan proses pembangunan unit gedung terapi kami ucapkan terimakasih, ” kata Kepala SLB Bhakti Luhur Maumere Suster Corrie, ALMA Selasa ( 2/6/2026).
Di sela-sela Pengumuman Kelulusan SMPLB dan SDLB Bhakti Luhur Maumere Suster Corrie mengatakan langkah berani yang diambil untuk pembangunan gedung terapi karena pertambahan peserta didik berkebutuhan khusus dari tahun ke tahun bertambah tidak ditunjangi sarana dan prasarana yang memadai.
Awal tahun 2025 lanjut Biarawati asal Manggarai ini beberapa orang tua SLB Bhakti Luhur Maumere minta untuk terapi anak berkebutuhan khusus baik Autis, Hiperaktif dan Fisioterapi.
“Awalnya ruang terapi menggunakan sebagian perpustakaan dan gudang. Mulai memberi terapi dari 6 anak hingga bertambah menjadi 15 anak usia Paud . Dengan keadaan ini mendorong kami untuk membangun gedung terapi serba guna atas kebaikan hati dermawan Ibu Hermawan asal Surabaya, ” jelas Suster Corrie.
Urgensi Pembangunan Gedung Terapi
Suster Corrie menjelaskan SLB Bhakti Luhur Maumere merupakan lembaga pendidikan yang melayani peserta didik berkebutuhan khusus dengan berbagai karakteristik dan kebutuhan layanan yang berbeda. 
Untuk mendukung perkembangan peserta didik secara optimal, diperlukan sarana dan prasarana yang memadai, aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Keterbatasan ruangan – ruangan untuk pengembangan pengembangan potensi menjadi alasan utama, ada banyak fasilitas seperti, peralatan musik, peralatan menjahit, hasil ketrampilan, ditumpuk saja dalam satu ruangan sangat memprihatinkan dan bahkan ruangan untuk ketrampilan dan terapipun tidak ada, dan ruangan – ruangan yang ada semua disekat untuk kelas- kelas.
“Sekolah ini sungguh dibangun atas kerja keras tarekat ALMA dan kebaikan hati para dermawan demi menyelamatkan mereka yang terbelakang, terabaikan, cacat, miskin dan terlantar .Atas keprihatinan inilah mendorong kami untuk berani memulai pekerjaan ini, ” tandas mantan pimpinan Komunitas Suster ALMA Bajawa ini.
Selain itu Magister Pendidikan Khusus Jebolan Universitas Negeri Malang tahun 2022 ini beri
alasan urgensi pembangunan Gedung Terapi dan Serbaguna Dua Lantai adalah,
Pertama,
Meningkatkan Kualitas Layanan Terapi.
Peserta didik berkebutuhan khusus membutuhkan layanan terapi secara berkelanjutan, seperti terapi wicara, terapi okupasi, fisioterapi, terapi perilaku, dan terapi sensori.
” Ketersediaan ruang terapi yang memadai akan membantu pelaksanaan program terapi secara lebih efektif dan profesional, “ujarnya
Kedua, Menyediakan Ruang Khusus yang Sesuai Kebutuhan Anak
Saat ini ruang yang tersedia masih sangat terbatas sehingga beberapa kegiatan terapi dan pembelajaran harus berbagi tempat.
Gedung baru akan menyediakan ruang khusus yang lebih nyaman, aman, dan ramah bagi peserta didik.
Ketiga, Mendukung Pelaksanaan Pendidikan Inklusif.Pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pengembangan kemampuan komunikasi, sosial, motorik, kemandirian, dan keterampilan hidup.
Gedung terapi menjadi sarana penting untuk mendukung perkembangan tersebut.
Keempat, Menampung Jumlah Peserta Didik yang mengalami hambatan prilaku yaitu autis pada usia Paud yang seringkali berasal dari Paud umum dimana pada Tahun 2025 terus bertambah
Seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan SLB Bhakti Luhur Maumere, kata Suster Corrie jumlah peserta didik yang membutuhkan layanan pendidikan dan terapi juga meningkat sehingga diperlukan penambahan fasilitas yang memadai.
Kelima, Menyediakan Gedung Serbaguna untuk Berbagai Kegiatan. Gedung Terapi Serba Guna dapat digunakan untuk kegiatan sekolah seperti pertemuan orang tua, pelatihan guru, seminar, lomba, pentas seni, kegiatan keterampilan, kegiatan keagamaan, dan berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Ke-enam, Mendukung Pengembangan Bakat dan Keterampilan Peserta Didik dalam bidang olahraga seperti bulu tangkis, tenis meja.
Gedung serbaguna dapat menjadi tempat latihan seni, olahraga adaptif, keterampilan vokasional, dan kegiatan pengembangan bakat yang mendukung kemandirian peserta didik.
Ketujuh .Meningkatkan Keselamatan dan Kenyamanan Lingkungan Belajar. Gedung yang dirancang khusus sesuai kebutuhan anak berkebutuhan khusus akan memberikan lingkungan yang lebih aman, mudah diakses, dan mendukung proses belajar serta terapi.
Kedelapan, Menjadi Pusat Layanan dan Pemberdayaan Anak Berkebutuhan Khusus di Kabupaten Sikka.
Keberadaan gedung terapi dan serbaguna diharapkan dapat memperkuat peran SLB Bhakti Luhur Maumere sebagai pusat layanan pendidikan, terapi, pelatihan, dan pendampingan bagi anak berkebutuhan khusus serta keluarganya.
Pembangunan Gedung Terapi dan Serbaguna Dua Lantai merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan terapi bagi anak berkebutuhan khusus sehingga mereka dapat berkembang secara optimal, mandiri, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pembangunan Gedung Terapi dan Serbaguna Dua Lantai sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan terapi bagi peserta didik berkebutuhan khusus, menyediakan ruang kegiatan yang mendukung pengembangan potensi, kemandirian, dan kualitas hidup anak-anak di SLB Bhakti Luhur Maumere, “ungkap Suster Corrie.
Di akhir wawancara Suster Corrie mengungkapkan pembangunan belum selesai, bila ada yang tergerak hati untuk mendukung karya dan pelayanan dalam khususnya dalam menyelesaikan proses pembangunan unit gedung terapi dengan rendah hati kami mohon dapat disalurkan melalui BANK BRI : 0119-01-021096-50-8,a.n SLB /C Bhakti Luhur Maumere. Atas dukungan dan bantuannya diucapkan limpah terima kasih, Tuhan memberkati.
Redaksi : Yuven Fernandez













