Maumere, Sikka, FajarAktual. Com
Masyarakat Kampung Nelayan Buton Kelurahan Kota Uneng Kabupaten Sikka Flores NTT sejak tahun 2016 memiliki Paud yang diberi nama Paud Ikan Kombong.

Paud yang beralamat di Jalan Kombong Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok ini pada awal beroperasi meminjam gedung Taman Penyajian Anak Al-Mu’Minin dimana pagi hari digunakan untuk kegiatan anak-anak Paud, sore hari untuk pengajian.
Uniknya anak Paud yang terdiri dari 99 persen beragama Islam dipimpin Lusia Pelinta Lewar yang beragama Katolik dibantu guru pendamping Yulita Monika Yuvanti dan Rini Fatmawati Sirajudin. “Awal mulanya saya menolak untuk pimpin Paud Ikan Kombong ini tapi warga setempat ikhlas dan mendukung, ” kenang Inta demikian disapa Selasa ( 17/2/2026).
Inta yang sudah 9 tahun memimpin Paud Ikan Kombong ini mengatakan untuk prestasi akademik dan non akademik tidak kalah bersaing dengan anak Paud lainnya.

“Kondisi gedungnya baik. Cuma pintu dan jendela rusak ringan. Laptop kami belum punya. Masih banyak fasilitas yang kurang seperti APE dalam dan APE luar, ” ujar Alumni SMAK Sint Gabriel Maumere.
Saat ini lanjut Inta, jumlah anak Paud sebanyak 20 anak yang beragama Islam 16 anak sedangkan 4 anak lainnya beragama Katolik.
Ia mengakui Paud terakreditasi C selama ini belum ada bantuan dari Pemda Kabupaten Sikka. Beberapa waktu lalu ada bantuan dari PT Pelni berupa meja, kursi siswa dan lemari, kipas angin dan alat tulis. Untuk APE luar yang ada hanya Ayunan Jungkat Jungkit dan Tangga Pelangi.
Ketika ditanya soal honor Inta mengakui secara terus terang masih jauh dari standar. Ada dari Dana BOSP. Untuk uang dari Komite tergantung dari orang tua membayar iuran. Tahun 2026 ini pihaknya mendapat insentif dari Kelurahan sebesar Rp 250.00 / bulan.
Minimnya honor tidak menyurutkan semangat mereka untuk mengabdi demi generasi Emas 2045 ini. ” Kami mengabdi dengan hati yang menjadi kunci dasar yang membuat kami tetap setia dalam menjalankan tugas walau dihadapkan pada keterbatasan fasilitas dan kesejahteraan yang minim, “ungkap Pinta.

“Saya mohon bantuan dari Pemda Sikka dan uluran tangan kasih para donatur sehingga Paud Ikan Kombong bisa memenuhi syarat sebagai layaknya sebuah Paud yang ideal, ” pintanya.
Redaksi : Yuven Fernandez













