Padukan Panduan Kemendikdasmen dan Kearifan Lokal, SMP PGRI 1 Egon Sambut 103 Siswa Baru dengan Ritus ‘Huler Wair’
Maumere, Sikka, FajarAktual. Com
Mengawali tahun pelajaran 2026/2027, SMP PGRI 1 Egon Waigete Kecamatan Waigete Kabupaten Sikka menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026.
Acara penyambutan peserta didik baru yang berlangsung khidmat dan meriah ini mencuri perhatian karena mengusung perpaduan apik antara panduan nasional dan pelestarian budaya lokal.
Seremoni penyambutan diawali dengan pemotongan pita di pintu gerbang sekolah oleh Kepala SMP PGRI 1 Egon, Irene Sidok, S.Pd., sebagai simbol dibukanya pintu gerbang ilmu dan penerimaan resmi bagi para siswa.
Sentuhan Magis Kearifan Lokal Sikka
Nuansa budaya terasa kental saat acara dilanjutkan dengan Ritus Huler Wair, sebuah ritual adat khas Sikka Menggunakan daun huler, air kelapa (kabor kubar) dipercikkan kepada 103 peserta didik baru beserta orang tua yang mendampingi.
Ritual ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata dari keramahtamahan, penerimaan yang tulus, serta simbol penyatuan persaudaraan dan kekeluargaan. Ritus ini juga memuat nilai religius, solidaritas, dan sosial yang mendalam untuk merekatkan hubungan antar sesama manusia dan alam.
Acara penyambutan ini juga dimeriahkan oleh tabuhan gong waning dan tarian papak dari warga OSIS.
Apresiasi tinggi datang dari Pengawas Pendamping Sekolah, Ana Aprila, M.Pd. Beliau mengaku sangat terkesan dengan kreativitas panitia dalam meramu kegiatan.
”Panitia MPLS Ramah SMP PGRI 1 Egon sangat kreatif. Mereka mampu menjabarkan panduan dari Kemendikdasmen dan mengembangkannya dengan muatan kearifan lokal ‘Huler Wair’. Ini langkah konkret yang luar biasa, mengingat adat dan budaya daerah Sikka kini mulai tergerus oleh kemajuan zaman,” ujar Ana Aprila.
Apresiasi dan Kebahagiaan Warga Sekolah
Ketua Panitia MPLS, Vinsensius Sebastianus, S. Pd menyatakan rasa puasnya atas keberhasilan hari pertama ini. Menurutnya, seluruh elemen sekolah telah bekerja sama dengan luar biasa demi menyukseskan rangkaian acara—mulai dari pengguntingan pita, huler wair, tarian soka papak, pagar betis, hingga sambutan hangat dari seluruh warga sekolah.
Rasa bahagia dan haru juga dirasakan langsung oleh para peserta didik baru dan orang tua.
Maria Novita Putri (Siswa Baru): “Saya senang sekali dan merasa sangat spesial. Seandainya saya pilih sekolah lain, pasti saya menyesal. Saya bersyukur bisa mengalami langsung diterima dengan ritus huler wair ini.”
Ibu Dinfera (Orang Tua Murid): Beliau mengungkapkan rasa senang dan bahagianya karena anak-anak mereka disambut secara luar biasa dan penuh kehormatan oleh pihak sekolah.
Menutup hari pertama kegiatan, Kepala SMP PRGI 1 Egon, Irene Sidok, S.Pd., tidak dapat menyembunyikan ekspresi bahagianya. Ia menyampaikan rasa puas dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh panitia.
”Saya sangat bahagia ritus huler wair ini bisa terlaksana dengan baik. Terima kasih kepada segenap panitia yang telah bekerja sama dengan luar biasa untuk melancarkan kegiatan ini,” ungkap Irene.
Kegiatan MPLS Ramah 2026 ini dihadiri secara lengkap oleh peserta didik baru beserta orang tua mereka, siswa-siswi kelas 8 dan 9, serta segenap panitia dan civitas akademika SMP PGRI 1 Egon Waigete. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal yang manis bagi para siswa dalam menempuh pendidikan di bangku sekolah menengah pertama.
Redaksi : Yuven Fernandez













