Foto Ketua Panitia David Gosali bersama Ketua Aktivis Lingkungan Hidup Heri Lasabuda
Sulut Palu–Makassar, 15 November 2025 —Fajaraktual.com
Dalam rangka meningkatkan kapasitas peliputan dan memperkuat jaringan kolaborasi antarjurnalis, sejumlah wartawan dari berbagai media online seperti Fajaraktual.com, Sidik-investigasi.com, Mnctvona.com, dan Jejakmaung.com, melaksanakan kegiatan Study Banding Jurnalisme Investigatif di Kota Palu dan Makassar. Kegiatan ini turut melibatkan aktivis lingkungan hidup dari berbagai komunitas pemerhati ekologi Sulawesi.

Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara media dan masyarakat sipil untuk mengawasi aktivitas industri yang diduga berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan.

“Media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mengedukasi publik. Oleh karena itu, kami perlu memahami secara langsung kondisi lapangan dan bagaimana aktivis lingkungan melakukan advokasi. Study banding ini membuka ruang kolaborasi yang lebih kuat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua aktivis lingkungan hidup, Heri Lasabuda, menegaskan pentingnya pengawasan terpadu terhadap aktivitas industri ekstraktif di Sulawesi. Ia mengapresiasi kehadiran para jurnalis yang ingin memperdalam pengetahuan terkait isu lingkungan.
“Kami butuh media yang berani bersuara, media yang turun langsung melihat dampak di lapangan. Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap lahir pemberitaan yang objektif, terukur, dan berperspektif lingkungan,” tegasnya.
Dalam rangkaian kegiatan di Palu, para jurnalis dan aktivis mengunjungi beberapa lokasi penting seperti kawasan rehabilitasi mangrove dan pusat mitigasi bencana berbasis komunitas.
Adapun di Makassar, rombongan melakukan diskusi bersama akademisi dan praktisi jurnalisme dari beberapa kampus serta LSM lingkungan.
Perwakilan redaksi Fajaraktual.com, Stenty Wulur, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat diperlukan di tengah meningkatnya tantangan jurnalisme daerah.
“Mengungkap persoalan lingkungan bukan hal mudah. Butuh keterampilan, data kuat, dan keberanian. Study banding ini memberikan kami wawasan baru untuk memperkuat liputan investigatif,” jelasnya.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penyusunan rencana kerja kolaboratif antar media dan aktivis lingkungan hidup untuk memperkuat jaringan pemberitaan dan mendorong transparansi dalam pengawasan lingkungan di wilayah Sulawesi.
Dengan adanya program ini, diharapkan lahir praktik jurnalisme yang lebih tajam, profesional, dan tetap menjunjung tinggi etika serta kepentingan masyarakat luas.
(Team)













