Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K : Wujudkan Perayaan Komuni Suci Pertama Yang Aman, Damai dan Penuh Sukacita
Maumere, Sikka. FajarAktual.com
Minggu 7 Juni 2026 sebanyak 5359 siswa/ i Sekolah Dasar di 42 Paroki Keuskupan Maumere akan menerima Komuni Suci Pertama.
Dalam rangka Perayaan Komuni Suci Pertama di wilayah Kabupaten Sikka, Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno. S.I.K. mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sikka untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Mari kita wujudkan Perayaan Komuni Suci Pertama yang aman, damai dan penuh sukacita, ” demikian imbauan Kapolres Sikka Sabtu ( 6/6/2026).
Kapolres Sikka meminta untuk melaksanakan acara syukuran dengan tertib, batasi konsumsi minuman beralkohol dan minuman keras lainnya.
“Utamakan keselamatan berlalu lintas, awasi anak-anak, serta jaga kenyamanan dan kerukunan antarwarga, ” tandasnya.
Polres Sikka lanjut Kapolres Sikka Siap Melayani, Melindungi, dan Mengayomi Masyarakat Nian Tana Sikka.
Urbanus Xaverius Landa, orang tua anak Sambut Baru kepada FajarAktual.com mengatakan Perayaan Sambut Baru tinggal besok saja tentunya semua orang tua sambut baru sudah punya rencana fix.
Bagi yang membuat pesta meriah Urbanus mengingatkan tetap dijaga keamanan selama pesta. “Bagi yang tidak buat pesta karena terkendala anggaran tidak perlu malu atau berkecil hati. Yang terpenting kita orang tua sudah mendampingi anak sampai tahap ini menerima Komuni Suci Pertama, ” kata Ketua Seksi Kepemudaan Katedral St. Yoseph Maumere ini.
Bagi orang tua yang memiliki banyak uang tapi tidak menyelenggarakan pesta besar kata Urbanus lagi, perlu diapresiasi karena sudah mendorong cara hidup sederhana.
Sementara Guru Agama Katolik Yosef don Bosco ketika dimintai komentarnya mengatakan sakramen itu perlu dirayakan. Hakekatnya sakramen itu perayaan keselamatan. Maka pantas kalau umat yang menerima sakramen merayakannya.
Namun lanjut Bosco perlu meletakkan dasar iman dalam perayaan itu. Pertama, Tuhan hadir menyelamatkan. Kedua, manusia tetap dikasihi Tuhan.
“Maka perayaan sukacita iman ini juga harus membawa berkat keselamatan bagi orang lain. Sebaliknya itu pasti tidak. Jika ada maka kita perlu perbaharui iman kita lagi, ” pungkasnya.
Redaksi : Yuven Fernandez













