Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif untuk Daerah
Maumere, Sikka. FajarAktual. Com
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, SH, mengajak Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan seluruh organisasi yang tergabung dalam Kelompok Cipayung untuk tidak pernah bosan memberikan masukan kepada pemerintah melalui kritik yang tajam, usulan yang konkret, serta saran yang konstruktif demi kemajuan Kabupaten Sikka.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sikka saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan Pengurus PMKRI Cabang Sanctus Thomas Morus Maumere Periode 2026–2027 yang berlangsung di Aula Frans Seda, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Jumat malam 5/6/2026.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa keberadaan organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan keterlibatan aktif kaum muda, terutama mahasiswa, dalam mengawal arah pembangunan melalui pemikiran-pemikiran kritis dan solutif.
“Saya meminta PMKRI dan seluruh organisasi yang tergabung dalam Kelompok Cipayung untuk tidak bosan-bosan memberikan masukan kepada pemerintah. Berikan kritik yang tajam, usulan yang konkret, dan saran yang konstruktif. Pemerintah membutuhkan kontrol sosial dan masukan dari mahasiswa demi kemajuan daerah,” tegas Bupati Juventus.
Menurutnya, PMKRI dan organisasi Cipayung bukanlah lawan pemerintah, melainkan mitra strategis yang memiliki tanggung jawab moral untuk turut mengawal pembangunan dan memastikan berbagai kebijakan publik benar-benar berpihak kepada masyarakat.
“PMKRI dan kelompok Cipayung harus menjadi mitra kritik pemerintah. Harus menjadi ruang lahirnya gagasan-gagasan besar, ide-ide kreatif, serta pemikiran yang mampu menjawab berbagai persoalan pembangunan di Kabupaten Sikka,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa sejarah bangsa Indonesia menunjukkan peran besar mahasiswa dalam memperjuangkan perubahan dan menghadirkan pembaruan di berbagai bidang kehidupan. Oleh karena itu, semangat kritis yang dimiliki mahasiswa harus terus dipelihara dan diarahkan untuk menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Lebih lanjut, ia berharap PMKRI sebagai organisasi kader mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual yang baik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan gereja.
“Kita membutuhkan anak-anak muda yang berani berpikir besar, berani menyampaikan pendapat, tetapi juga mampu menawarkan solusi. Kritik yang baik adalah kritik yang disertai gagasan dan jalan keluar,” tambahnya.
Bupati Juventus juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sikka selalu membuka ruang dialog dan komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemahasiswaan, sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang partisipatif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Juventus menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus PMKRI Cabang Sanctus Thomas Morus Maumere yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik serta terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan pembangunan yang berkelanjutan.
Acara pelantikan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan. Turut hadir anggota Forkopimda Kabupaten Sikka, Pastor Moderator PMKRI Cabang Maumere, para alumni PMKRI, pengurus organisasi Kelompok Cipayung seperti GMNI, HMI, LMND, serta berbagai elemen masyarakat dan undangan lainnya.
Melalui momentum tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemahasiswaan semakin kuat dalam mewujudkan Kabupaten Sikka yang maju, kritis, inklusif, dan berdaya saing menuju Maumere Baru.
Redaksi : Yuven Fernandez













