Inovasi Beton Lokal di Taman Berkat Manado: PPK Benny Klarifikasi Soal Breakwater A‑Jack
Manado, Fajaraktual.com
Di tengah sorotan publik terhadap penggunaan material dalam proyek Taman Berkat Manado, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Benny biasa disapa pak Ben akhirnya angkat bicara. Ia menepis kabar simpang siur soal jenis beton pemecah ombak yang digunakan, sekaligus menyoroti pentingnya inovasi lokal dalam proyek infrastruktur nasional.

kepada media, Jumat (10/10/2025), Bernadus menegaskan bahwa struktur pemecah ombak (breakwater) yang digunakan di lokasi bukanlah tetrapod, melainkan beton jenis A‑Jack—sebuah desain berkaki enam yang telah diuji dan memenuhi standar laboratorium teknik.
“Jenis yang digunakan adalah A‑Jack, bukan tetrapod. Bentuknya berkaki enam, didesain khusus agar saling mengunci dan efektif meredam gelombang. Ini bukan asal pilih, tapi sudah melalui uji kelayakan teknis,” jelas Bernadus di Kantor Dinas PUPR Manado.
Menurut Benny keputusan menggunakan A‑Jack produksi lokal adalah langkah strategis dalam mengefisiensikan anggaran proyek, tanpa mengabaikan mutu.
“Jika membeli dari luar daerah, biaya transportasinya bisa membengkak. Sementara produksi lokal bisa menekan biaya tanpa mengurangi kualitas teknis. Ini sekaligus mendukung pelaku usaha konstruksi lokal,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan bahwa A‑Jack telah dipasang pada area sepanjang 77 meter dengan lebar 11 meter, menyesuaikan dengan kebutuhan desain struktur pantai di Taman Berkat. Seluruh pekerjaan dilakukan berdasarkan spesifikasi teknis yang sudah ditetapkan sejak awal proyek.
“Semua sesuai spesifikasi teknis. Tidak ada penyimpangan atau pelanggaran dalam pemilihan maupun pemasangan unit A‑Jack ini,” tegasnya.
Di dunia teknik sipil dan kelautan, A‑Jack dikenal luas sebagai salah satu unit beton yang dirancang untuk struktur pelindung pantai, sungai, dan saluran air. Dengan bentuk khas enam kaki, A‑Jack mampu menciptakan sistem saling mengunci yang kuat dan tahan terhadap gelombang besar—fitur yang membuatnya kerap digunakan sebagai alternatif dari tetrapod, dolos, hingga accropode.
Benny menyayangkan munculnya kabar yang tidak akurat soal penggunaan beton pada proyek tersebut. Ia berharap masyarakat dan media lebih selektif dalam menerima informasi, serta mengutamakan klarifikasi dari sumber resmi.
“Klarifikasi ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman. Kami terbuka dan Semua bisa dicek, baik di dokumen teknis maupun di lapangan,” pungkasnya.
Dengan penggunaan inovasi seperti A‑Jack, proyek Taman Berkat Manado tidak hanya menghadirkan keindahan dan fungsi perlindungan pantai, tetapi juga menjadi contoh penerapan teknologi lokal yang efisien dan berstandar tinggi.
(Ivan)













