Gubernur Sulut Yulius Selvanus Resmikan Unit Pelayanan Cuci Darah di RS Manembo-Nembo Bitung
BITUNG – fajaraktual.com
Upaya peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat Kota Bitung dan sekitarnya kembali diperkuat dengan diresmikannya Unit Pelayanan Dialisis atau cuci darah di UPTD Rumah Sakit Manembo-Nembo (RSMN) Kota Bitung, Senin (6/7/2026).
Peresmian fasilitas layanan cuci darah tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, SE, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap, mudah dijangkau, dan berkualitas bagi masyarakat.
Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita oleh Gubernur Sulut yang akrab disapa YSK. Momentum ini menjadi tonggak penting bagi peningkatan mutu pelayanan di Rumah Sakit Manembo-Nembo, khususnya bagi pasien yang membutuhkan tindakan hemodialisis secara rutin.
Direktur Rumah Sakit Manembo-Nembo Bitung, dr. Chally Tirajoh, menjelaskan bahwa kehadiran layanan dialisis ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan fasilitas cuci darah yang memadai di Kota Bitung. Menurutnya, selama ini pasien dengan gangguan ginjal yang membutuhkan terapi hemodialisis kerap harus dirujuk ke fasilitas kesehatan lain karena keterbatasan layanan.
“Dengan hadirnya unit pelayanan dialisis di Rumah Sakit Manembo-Nembo, masyarakat Kota Bitung kini memiliki akses layanan cuci darah yang lebih dekat, lebih mudah, dan lebih cepat. Ini tentu sangat membantu pasien, terutama mereka yang harus menjalani terapi secara berkala,” ujar dr. Chally Tirajoh.
Ia menambahkan, pembukaan layanan ini juga menjadi bagian dari penguatan fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah agar mampu memberikan pelayanan yang lebih komprehensif kepada masyarakat. Rumah Sakit Manembo-Nembo, kata dia, terus berbenah baik dari sisi sarana, prasarana, maupun sumber daya manusia kesehatan demi menjawab kebutuhan pelayanan medis yang terus berkembang.
Peresmian Unit Pelayanan Dialisis ini mendapat perhatian luas karena menjadi salah satu langkah strategis dalam mendekatkan layanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat. Kehadiran fasilitas cuci darah di Bitung diharapkan dapat mengurangi beban pasien dan keluarga, baik dari sisi waktu, tenaga, maupun biaya transportasi yang selama ini harus dikeluarkan untuk berobat ke luar daerah.
Selain itu, keberadaan unit hemodialisis di RSMN juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang membutuhkan penanganan berkelanjutan. Dengan layanan yang tersedia di daerah sendiri, pasien akan lebih mudah menjalani terapi sesuai jadwal medis tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut pun menaruh harapan besar agar fasilitas baru ini dapat dimanfaatkan secara optimal, sekaligus menjadi bagian dari pemerataan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Sulawesi Utara.
Peresmian tersebut menjadi bukti sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan manajemen rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan yang semakin modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Rumah Sakit Manembo-Nembo Bitung pun diharapkan terus berkembang menjadi salah satu pusat pelayanan kesehatan andalan di wilayah Kota Bitung dan sekitarnya.
Redaksi













