Geledah Kantor PDAM Tirta Cendana Kefamenanu, Jaksa Sita Dua Box Dokumen Dugaan Korupsi
Kefamenanu, NTT – Fajaraktual.com
Kantor Perumda Air Minum Tirta Cendana Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, digeledah tim Kejaksaan pada Kamis, 7 Mei 2026.
Penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan anggaran tahun 2022 hingga 2024.
Tim penyidik mendatangi kantor perusahaan daerah tersebut untuk mencari serta mengamankan sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan pengelolaan keuangan dan penggunaan anggaran di lingkungan Perumda Air Minum Tirta Cendana.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Cendana Kefamenanu, Rudolfus Manlea, menyatakan pihaknya bersikap kooperatif sejak proses penyelidikan hingga tahap penyidikan berlangsung.
“Sejak proses penyelidikan hingga penyidikan, kami selalu kooperatif. Siapa saja yang dipanggil, selalu kami ingatkan untuk memenuhi panggilan aparat penegak hukum,” ujar Rudolfus.
Ia menjelaskan, komunikasi dengan pihak Kejaksaan berjalan baik dan hampir seluruh pegawai telah dimintai keterangan guna mendalami dugaan penyimpangan anggaran tersebut. Rudolfus sendiri mengaku telah beberapa kali menjalani pemeriksaan.
Meski tengah menghadapi proses hukum, Rudolfus memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan normal. Menurutnya, jadwal pemeriksaan pegawai telah diatur agar tidak mengganggu operasional perusahaan.
“Pelayanan kepada masyarakat tetap aman dan berjalan seperti biasa. Distribusi air bersih kepada pelanggan tidak terganggu,” tegasnya.
Dalam penggeledahan tersebut, tim Jaksa dilaporkan menyita dua box dokumen penting yang diduga berkaitan dengan pengelolaan anggaran Perumda Air Minum Tirta Cendana. Dokumen itu akan dijadikan barang bukti untuk mendalami dugaan korupsi yang saat ini masih dalam proses penyidikan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kejaksaan belum memberikan keterangan resmi terkait nilai kerugian negara maupun pihak yang berpotensi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Reporter: Ana Funan













