Gorontalo,Fajaraktual.com
4 November 2025 — Dugaan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) Pertamina kembali mencuat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pontolo 74.962.01. Berdasarkan pantauan masyarakat di lapangan, antrean panjang kendaraan, terutama jenis truk, tampak tidak sesuai ketentuan. Sejumlah truk diketahui dalam kondisi tidak layak jalan bahkan tidak memiliki plat nomor kendaraan, namun tetap dilayani pengisian bahan bakar
Kondisi ini menimbulkan dugaan kuat adanya praktik permainan antara oknum karyawan SPBU dengan pelaku usaha ilegal yang memanfaatkan celah untuk mendapatkan pasokan BBM bersubsidi secara tidak sah.
Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa aktivitas mencurigakan itu sudah sering terlihat.
> “Sudah berulang kali truk-truk tanpa plat antre di sini. Kadang malam hari, kadang pagi buta. Kami curiga ada permainan antara karyawan SPBU dengan oknum tertentu,” ujar warga tersebut.
Selain menimbulkan keresahan, praktik semacam ini juga berpotensi merugikan masyarakat yang berhak atas BBM bersubsidi. Beberapa warga bahkan meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) serta pihak Pertamina turun langsung menindak tegas pihak-pihak yang terlibat.
> “Kami minta APH dan Pertamina jangan tutup mata. Jika memang terbukti ada pelanggaran, SPBU ini harus diberi sanksi tegas sesuai aturan,” tegas salah satu tokoh masyarakat Pontolo.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPBU Pontolo 74.962.01 belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pelanggaran tersebut. Publik berharap Pertamina dapat segera melakukan investigasi untuk menjaga integritas dan keadilan distribusi BBM bersubsidi di wilayah Gorontalo.
(Redaksi)













