*Viral 6 Tahun Dibiarkan! Jalan Longsor di Manleten Telan Rumah Ketua RW, Warga Tantang Pemkab Belu Turun*
Fajar Aktual 28 September 2026
ATAMBUA – Ruas jalan longsor di Desa Manleten RT 01 RW 01 Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu kondisinya makin memprihatinkan dan viral di kalangan warga perbatasan.
Jalan yang sudah 6 tahun lebih rusak ini tak pernah tersentuh perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Belu, padahal menjadi akses vital penghubung Wedomo, Haekasak, dan Lahurus.
Pantauan Fajar Aktual di lokasi, badan jalan amblas total, material longsor menutup akses, kendaraan roda dua pun harus ekstra hati-hati, apalagi roda empat.
Warga setempat yang ditemui media Fajar Aktual di lokasi secara spontan meluapkan kekesalan, sejak jalan rusak tidak pernah diperbaiki sama sekali.
Fakta lebih pilu terungkap, rumah milik Agustinus Leki Mau (Alm) yang kala itu menjabat sebagai Ketua RW tertimpa longsor hingga meninggal dunia, namun hingga saat ini tidak pernah ada bantuan dari pemerintah.
“Rumah almarhum Ketua RW kami tertimpa longsor, beliau meninggal, tapi sampai sekarang tidak ada bantuan, tidak ada perhatian,” ujar warga dengan nada kecewa di lokasi.
Warga menyebut keluhan sudah berkali-kali disampaikan ke desa hingga ke kabupaten, tapi jawaban yang datang hanya janji, realisasi nihil.
Akibat jalan hancur ini, petani harus putar jauh, ongkos angkut hasil tani membengkak, anak sekolah terlambat, akses kesehatan pun terhambat saat musim hujan.
Lebih parah lagi, lokasi longsor ini rawan menimpa warga yang melintas, tanah labil dan licin menjadi jebakan maut setiap hujan turun.
Apakah Pemerintah Kabupaten Belu dalam hal ini dinas terkait mau membicarakan lokasi longsor ini sekarang? Atau harus tunggu lagi pemilu mendatang baru membujuk masyarakat dengan janji manis?
Itu pertanyaan pedas yang dilontarkan warga kepada Fajar Aktual, mereka sudah muak dengan politik janji tanpa bukti.
Warga juga menyentil anggota dewan terhormat agar tidak bungkam dalam hal ini, jangan hanya muncul saat kampanye.
Karena lokasi jalan ini tidak hanya dilewati oleh masyarakat kecil, tapi Bapak Ibu Dewan yang terhormat juga sebagai pelintas jalan longsor tersebut setiap turun dapil.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Belu segera turun, tinjau langsung dan bangun kembali akses tersebut sebelum jatuh korban berikutnya.
( Ana funan )













