Tim Tarsius Polres Lakukan Pembinaan Karakter dan Kenakalan di SMPN 1 Bitung
Bitung-Fajaraktual.com
kegiatan pembinaan karakter dan kenakalan pelajar yang dilaksanakan oleh SMPN 1 kota bitung sulawesi utara pada hari senin 8 september 2025 bertempat di aula SMPN 1 bitung,

kegiatan tersebut di hadiri oleh Tim Tarsius Kota Bitung yang di pimpin oleh ketua tim Bripka Handri Koagow yang biasa di sapa Angki Koagow,
dalam kegiatan tersebut guna menunjang perubahan karakter terhadap siswa-siswi serta memberikan arahan terkait kenakalan pelajar di lingkungan sekolah selama jam sekolah berlangsung

dalam penyampaian Kepala SMPN 1 Bitung Bastian Langingi, S.Pd “kegiatan ini di laksanakan untuk pembinaan karakter terhadap siswa agar bisa menempatkan diri mereka sebagaimana seorang pelajar akan mentaati aturan di sekolah,
juga mengurangi tingkat kenakalan siswa di sekolah sehingga dalam hal tersebut kami dari pihak sekolah mengundang Tim Tarsius Bitung untuk dpat memberikan pembinaan karakter dan kenakalan pelajar terhadap siswa kata Langingi.

di sisi lain Bripka Handri Koagow selaku ketua tim Tarsius dalam hal ini memberikan penyampaiannya dalam pembinaan tersebut menyampaikan sangat pentingnya buat adik -adik agar dapat memperhatikan wajib belajar , jangan pernah untuk terpengaruh untuk di panggil teman-teman nya di luar atau keluar di jam sekolah,
kalian sudah sangat tau seperti apa kinerja dari pada tim Tarsius, jadi di harapkan jangan pernah untuk melakukan hal-hal yang tidak di ingin kan , diantaranya menggunakan lem eha bond, miras,sajam dan tawuran,

apa bila menggunakan kendaraan roda dua atau motor ke sekolah agar tidak lupa menggunakan helem ke sekolah saat berkendara, kata Angki Koagow selaku pemateri dalam kegiatan tersebut.
adapun tambahan dari tim tarsius adanya kasus-kasus senjata tajam (sajam) dan juga terkait pergaulan bebas di sekolah namun dalam hal ini kami ingatkan bagi adik-adik yang bawa kendaraan bermotor di wajibkan di atas 17 tahun, dan di larang ugal ugalan serta balap liar di jalanan, hal ini kami sampaikan dan ingatkan kepada adik-adik agar dapat memperhatikan apa yang di sampaikan dalam hal ini, sebab jika sudah berhubungan dengan hukum akan sangat sulit untuk di selesaikan.

dalam sesi tanya jawab seorang siswa bertanya apakah anak di bawah umur apa bisa masuk penjara, dan di jawab langsung dari tim Tarsius bisa di tahan namun itu dilihat dari pelanggaran yang di buat, dan akan di kenakan pasal sehingga bisa di tahan dan rumah tahanan anak di bawah umur berada di tondano.
adapun pertanyaan ke dua dari para siswa jika melakukan kesalahan melakukan pengeroyokan bersama apakah masuk penjara atau tidak,
sehingga di jelaskan jika melakukan pengeroyokan tetap masuk penjara.

kenakalan yang sering terjadi dan seperti apa penanganannya,
penanganan kasus tersebut berbeda beda sala satu contoh iyalah kasus sajam buat usia seperti adik-adik harus di dampingi orang tua dan di dampingi oleh PPA Pemkot untuk mengikuti proses dalam kasus yang dilakukan.
yang terakhir koagow juga menyampaikan untuk adik-adik agar dapat menghindari masalah demi masalah serta menjauhi pergaulan -pergaulan yang tidak baik, mengingat umur kalian masi sangat muda dan jalan kedepan masi sangat panjang, tuai lah ilmu setinggi mungkin kejarlah impian kalian se dini mungkin, sebab masa depan kita ada di tangan kita sendiri.

menjawab pertanyaan dari salah satu guru tentang adanya acara yang sering berlangsung sampai larut malam.
sehingga dari tim tarsius menjawab adanya kegiatan atau acara-acara yang di lakukan pada malam hari memakai musik sudah ada penerapan waktu kegiatan pesta dan lain-lain menggunakan musik sudah di atur hanya sampai jam 10 malam, urai tim tarsius dalam penyampaiannya.
yng terakhir di sampaikan agar adik-adik menjauhi dari adanya pergaulan bebas, miras, lem eha bond, sajam, balap liar,dan tawuran.
Reporter Oni













