Manado — Fajaraktual.com
Sosok jurnalis perempuan tangguh, Sintya Bojoh, resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara periode 2026–2031. Ia terpilih dalam Konferensi PWI Sulut yang digelar di Aula Pemerintah Kota Manado, Selasa (31/03/2026)
Kepercayaan kepada Sintya tidak lepas dari harapan besar para insan pers di Sulawesi Utara yang menginginkan perubahan dalam tubuh organisasi. Sejumlah wartawan senior menilai kepemimpinan baru sangat dibutuhkan untuk membawa PWI lebih profesional dan berpihak kepada anggotanya
Dalam proses pemilihan, Sintya Bojoh berhasil meraih 149 suara, mengungguli Merson Simbolon yang memperoleh 109 suara, serta John Paransi dengan 4 suara. Dari total 265 pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) PWI Pusat, terdapat dua suara dinyatakan tidak sah.
Usai terpilih, Sintya Bojoh tampak haru dan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh dari rekan-rekan wartawan.
“Saya sangat berterima kasih atas dukungan luar biasa dari teman-teman semua. Kepercayaan ini adalah amanah besar yang akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Sintya.
Ia menegaskan, kepemimpinannya ke depan akan difokuskan pada pembenahan organisasi serta memperjuangkan hak-hak anggota yang selama ini dinilai belum optimal.
“Kami akan memperjuangkan hak anggota, mengayomi, menjaga marwah organisasi, serta memperkuat posisi insan pers agar lebih sejahtera dan profesional,” tegasnya.
Selain itu, dalam konferensi tersebut juga terpilih Satrin Lasama sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulawesi Utara periode 2026–2031, mewakili wilayah Bolaang Mongondow Utara.
Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan PWI Sulut mampu menjadi organisasi yang lebih solid, profesional, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga independensi dan kualitas pers di daerah.
(Redaksi)













