Semangat Gotong Royong Warga Maccopa Hidupkan Pembangunan Masjid Nurul Yaqin
MAROS —Fajaraktual.com
Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap rumah ibadah terus tumbuh di tengah masyarakat Maccopa, Jalan Garuda, Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros. Warga bersama pengurus Masjid Nurul Yaqin bahu-membahu mendorong pembangunan dan pengembangan masjid agar semakin layak, nyaman, serta mampu menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
Pembangunan Masjid Nurul Yaqin tidak hanya dipandang sebagai pekerjaan fisik semata. Di balik proses tersebut terdapat semangat kebersamaan, keikhlasan, serta kepedulian warga untuk menjaga dan memakmurkan rumah ibadah yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.
Sejumlah warga secara sukarela turut memberikan tenaga, pikiran, maupun dukungan dalam proses pembangunan. Partisipasi tersebut menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih menjadi kekuatan sosial yang mampu menyatukan masyarakat dalam tujuan bersama.
Dalam kepengurusan Masjid Nurul Yaqin, H. Tata dipercaya menjalankan amanah sebagai pengurus. Sementara Pak Gadin menjalankan tugas sebagai sekretaris dan jajaran bendahara turut berperan dalam mendukung pengelolaan kebutuhan pembangunan serta kegiatan masjid.
Semangat kebersamaan tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah tokoh dan warga, di antaranya Edi Sarro Dg. Rimbu, Dg. Ancu, Pak Taju, H. Lallo, dan H. Dullah. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan menggerakkan kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan pembangunan Masjid Nurul Yaqin.
Bagi warga Maccopa, keberadaan masjid memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar bangunan. Masjid diharapkan menjadi tempat ibadah, pusat pembinaan keagamaan, ruang mempererat silaturahmi, sekaligus tempat tumbuhnya kepedulian sosial antarwarga.
Gotong Royong Menjadi Kekuatan Masyarakat
Semangat membangun masjid secara bersama-sama juga mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan masyarakat. Ketika warga bersatu, pembangunan tidak hanya menghasilkan sebuah bangunan yang lebih baik, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan persaudaraan.
Setiap bentuk bantuan, baik berupa tenaga, material, pikiran maupun dukungan lainnya, memiliki arti penting bagi proses pembangunan. Pengurus masjid pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan pihak yang telah memberikan kontribusi.
Semangat memakmurkan masjid memiliki landasan kuat dalam ajaran Islam. Allah SWT berfirman dalam QS. At-Taubah ayat 18:
“Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian…”
Sementara Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan dan pemakmuran masjid bukan hanya bernilai sosial, tetapi juga menjadi bagian dari amal kebaikan yang diharapkan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.
Harapan untuk Masjid Nurul Yaqin
Pengurus Masjid Nurul Yaqin berharap semangat gotong royong yang telah tumbuh di tengah masyarakat dapat terus dipertahankan. Dukungan warga, tokoh masyarakat, para dermawan, serta seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap rumah ibadah diharapkan dapat mempercepat terwujudnya masjid yang lebih representatif.
Lebih dari itu, Masjid Nurul Yaqin diharapkan tidak hanya berdiri megah secara fisik, tetapi juga benar-benar makmur dengan kegiatan ibadah, pendidikan keagamaan, pembinaan generasi muda, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Semangat tersebut menjadi gambaran bahwa ketika masyarakat bersatu dalam kebaikan, sebuah pembangunan dapat menjadi sarana memperkuat persaudaraan.
“Semoga setiap tenaga, pikiran, bantuan dan partisipasi masyarakat menjadi amal jariyah serta mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT. Mari bersama-sama memakmurkan masjid, menjaga kebersamaan dan mempererat persaudaraan,” demikian harapan yang disampaikan dalam semangat kebersamaan warga Maccopa.
Wartawan Makassar: Edi













