Minahasa, FAJARAKTUAL.COM
Pemerintah Kabupaten Minahasa menjadikan keikutsertaan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara XII tahun 2025 sebagai langkah strategis mempercepat transformasi pembinaan olahraga di daerah. Hal itu terlihat dari keseriusan Pemkab mengirim 587 anggota kontingen, salah satu yang terbesar di Sulawesi Utara tahun ini.

Upacara pelepasan yang berlangsung khidmat di Lapangan Dr. Sam Ratulangi Tondano, Senin (17/11/2025), bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan bahwa Minahasa tengah menempatkan sektor olahraga sebagai bagian penting pembangunan SDM dan identitas daerah.
Ketua Kontingen sekaligus Plt Kadispora Minahasa, Riviva Maringka, menyebut Porprov kali ini menjadi tolak ukur komprehensif untuk melihat efektivitas pembinaan olahraga yang selama ini dilakukan.

“Porprov bukan hanya ajang tanding. Ini adalah momentum mengevaluasi program pembinaan dan membangun kualitas SDM melalui prestasi, sportivitas, dan semangat juang,” ujar Riviva.
Minahasa menurunkan atlet pada 31 cabang olahraga—dari cabor populer seperti Sepak Bola, Bola Voli, Bulutangkis, hingga cabor-cabor yang rutin menyumbang prestasi seperti Atletik, Tinju, Karate, Kempo, dan Panahan.

Komposisi Kontingen Minahasa 2025
Atlet: 409
Pelatih: 80
Ofisial/Pendamping: 98
Total: 587 orang
Jumlah tersebut mencerminkan ekspansi pembinaan olahraga sekaligus meningkatnya minat generasi muda terhadap kompetisi tingkat provinsi.

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang SS, mewakili Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi MAP, menegaskan bahwa Porprov adalah ruang pembuktian karakter Minahasa sebagai daerah yang kaya talenta.
“Atlet-atlet ini adalah hasil seleksi ketat dan latihan panjang. Mereka hadir membawa nama baik Minahasa—dan itu amanah besar,” ujar Wabup Vanda.
Ia juga mengingatkan bahwa integritas adalah nilai utama yang harus dijunjung selama kompetisi.
“Menang penting, tetapi kehormatan jauh lebih penting. Tunjukkan bahwa Minahasa adalah tanah yang melahirkan atlet bermental juara.”
Acara pelepasan turut dihadiri Ketua DPRD sekaligus Ketua KONI Minahasa Robby Longkutoy, seluruh SKPD, para asisten, serta jajaran pelatih. Kehadiran para pemangku kepentingan ini memperlihatkan bahwa pembangunan olahraga Minahasa kini berjalan lebih terstruktur dan kolaboratif.
Kompetisi Porprov 2025 pun diharapkan tidak hanya menghasilkan medali, tetapi juga:
memetakan potensi atlet unggulan,
memperkuat sistem pembinaan berbasis data,
dan melahirkan generasi atlet berdaya saing tinggi untuk level nasional.
Dengan kontingen besar dan persiapan intensif, Pemkab Minahasa menargetkan Porprov sebagai titik awal revitalisasi olahraga daerah. Hasil yang dicapai nantinya menjadi dasar penyempurnaan program pembinaan jangka panjang.
Minahasa kini tidak sekadar berangkat untuk bersaing, tetapi membawa misi mempertegas posisi sebagai salah satu pusat penghasil atlet berprestasi di Sulawesi Utara.
(IVAN)













