*LAPORAN KHUSUS: OKNUM DPRD DAN ASN DOKTER HEWAN DIDUGA INTIMIDASI DOKTER ICHA HINGGA BERUJUNG MAUT*
Fajar Aktual sabtu 4 juli 2026
Pengacara keluarga dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha menyebut ada 4 orang resmi dilaporkan ke Polda NTT terkait dugaan intimidasi yang berujung pada meninggalnya dokter muda tersebut. Keempat terlapor terdiri atas tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan seorang dokter hewan berstatus aparatur sipil negara (ASN).
Tiga anggota DPRD TTU yang dilaporkan berinisial TL dari Fraksi Partai Golkar, NT dari Fraksi PKB, dan VL dari Fraksi PDI Perjuangan. Sementara terlapor keempat berinisial MMS, seorang dokter hewan pada Dinas Peternakan Kabupaten TTU. c7d13d65
*Kronologi Dugaan Intimidasi di IGD RS Leona*
Kasus bermula pada Jumat, 13 Juni 2026, saat dr. Icha bertugas di IGD RS Leona Kefamenanu. Ia menangani pasien anak korban gigitan ular berbisa yang merupakan rujukan dari RSUD Kefamenanu. c7d1dbd4
Menurut keterangan keluarga, dr. Icha diduga mendapat perlakuan intimidatif dari dua anggota DPRD TTU yang merupakan keluarga pasien. Peristiwa itu disebut membuat kondisi psikologisnya terguncang hingga harus menjalani perawatan psikiatri akibat didiagnosa depresi dan trauma berat. 15006b64
*Pengakuan Dokter Hewan: “Suntik Anti Bisa Sendiri”*
Terlapor MMS, dokter hewan ASN, diduga mengatakan, “Saya pernah mengambil anti bisa ular dari puskesmas dan menyuntiknya sendiri ke pasien”. Pernyataan tersebut kini menjadi salah satu materi laporan yang diserahkan keluarga ke Polda NTT. Berdasarkan informasi yang dihimpun keluarga, MMS bertugas sebagai Dokter Hewan pada Dinas Peternakan Kabupaten TTU. 3d65
*Dr. Icha Meninggal Dunia, Keluarga Tempuh Jalur Hukum*
Dr. Icha dinyatakan meninggal dunia pada Jumat, 26 Juni 2026 sekitar pukul 18.30 WITA di Kupang. Paman almarhumah, Viktor Emanuel Manbait, menyebut keluarga berencana melaporkan kasus ini ke Polda NTT pada Jumat, 3 Juli 2026. 1500c7d1
“Keluarga sebenarnya sudah memberikan laporan resmi sejak awal ketika almarhumah masih hidup. Ketika dia sudah merasa sehat, justru saat itu kami sudah melaporkan ke Badan Kehormatan DPRD,” jelas Viktor. c7d1
Ayah dr. Icha, Gabriel Pakaenoni, telah menyerahkan barang bukti termasuk surat yang ditinggalkan korban kepada Polres Kupang. Seluruh dokumen kini diserahkan kepada pihak yang menangani proses hukum. 0d14
*Polda Bentuk Tim Khusus, Tiga Anggota DPRD Sudah Diperiksa*
Wakil Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTT AKBP Samuel S. Simbolon menyatakan Polda akan membentuk tim khusus karena kasus ini memiliki dua TKP: dugaan intimidasi di RS Leona Kefamenanu, TTU, dan lokasi korban meninggal di Kabupaten Kupang. 3d65
Tim gabungan akan melibatkan penyidik dari Polda NTT, Polres TTU, dan Polres Kupang. Sebelumnya, Polres TTU sudah memeriksa tiga anggota DPRD TTU pada Senin, 29 Juni 2026 dengan total 24 pertanyaan. 82c87ce4
*Desakan Perlindungan Tenaga Kesehatan*
Aliansi profesi kedokteran di NTT menggelar konferensi pers di FKKH Undana pada Selasa, 30 Juni 2026, mendesak Kapolri membentuk tim investigasi independen. Kemenkes juga turun tangan dan menegaskan setiap tenaga kesehatan berhak memperoleh perlindungan dan rasa aman saat bertugas. 88421500
Ketua PDUI NTT dr. Teda Litik menyoroti lemahnya sistem keamanan rumah sakit pasca intimidasi terhadap dr. Icha. Sementara Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan penyelidikan harus dilakukan sampai tuntas meski partai memiliki mekanisme sanksi internal. 6b6436e4
Hingga kini proses penyelidikan oleh kepolisian dan investigasi internal Kemenkes masih berlangsung.
Ana Funan













