Digitalisasi Pelayanan Publik: AMAN JKN Permudah Akses Layanan BPJS Kesehatan Tanpa Antre
Manado, Fajaraktual.com
Di tengah upaya pemerintah mendorong transformasi digital dalam layanan publik, BPJS Kesehatan terus bergerak cepat menjawab kebutuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satu terobosan yang kini mulai dirasakan langsung manfaatnya adalah hadirnya Anjungan Mandiri Jaminan Kesehatan Nasional (AMAN JKN) di setiap kantor cabang BPJS Kesehatan, termasuk di Manado.
AMAN JKN merupakan mesin layanan mandiri yang memungkinkan peserta JKN mengakses berbagai layanan administrasi secara cepat dan mudah—tanpa perlu mengantre di loket. Layanan ini menjadi simbol pergeseran paradigma dari pelayanan konvensional ke pelayanan berbasis teknologi digital yang efisien dan partisipatif.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Manado, Betsy M.O Roeroe, menjelaskan bahwa AMAN JKN dirancang sebagai solusi untuk mengurangi antrean dan mempercepat proses administrasi bagi peserta. “Dengan AMAN JKN, peserta cukup datang, menyampaikan keperluan, dan diarahkan oleh petugas ke mesin layanan mandiri. Mereka bisa melakukan pengecekan status kepesertaan, melihat tagihan iuran, mengubah data pribadi, hingga mencari informasi fasilitas kesehatan secara langsung,” ujar Betsy. Rabu (15/10/2025)
Ia menambahkan, kehadiran AMAN JKN juga menjadi langkah konkret BPJS Kesehatan dalam mendukung agenda digitalisasi pelayanan publik. “Kami ingin peserta merasa lebih nyaman dan mendapatkan pengalaman pelayanan yang cepat dan transparan. Ini juga bagian dari upaya kami menekan kebutuhan kunjungan langsung dengan memperkuat layanan digital seperti Mobile JKN dan PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp),” jelasnya.
Salah satu peserta JKN yang telah merasakan kemudahan tersebut adalah Kezia Precilia Rau (21), mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di Manado. Kezia datang ke kantor cabang BPJS Kesehatan untuk melakukan perubahan data, dan langsung diarahkan oleh petugas ke mesin AMAN JKN.
“Saya hanya ingin mengganti nomor telepon dan memperbarui data Kartu Keluarga. Tidak sampai lima menit, semua selesai. Tidak perlu antre panjang seperti dulu,” cerita Kezia. Menurutnya, kemudahan ini sangat membantu, terutama bagi generasi muda yang akrab dengan teknologi dan ingin proses yang cepat serta praktis.
Kezia juga mengapresiasi informasi tambahan yang diberikan petugas terkait kanal-kanal digital lainnya. “Ternyata banyak hal bisa dilakukan lewat Mobile JKN atau PANDAWA, termasuk cek tagihan dan pindah fasilitas kesehatan. Sekarang semua jadi lebih simpel dan bisa dilakukan dari mana saja,” tambahnya.
Transformasi pelayanan yang dilakukan BPJS Kesehatan lewat AMAN JKN ini dinilai selaras dengan kebutuhan masyarakat modern yang menuntut pelayanan publik yang cepat, responsif, dan adaptif terhadap teknologi. Tidak hanya mempersingkat waktu layanan, tetapi juga membangun budaya mandiri di kalangan peserta JKN untuk mengelola kebutuhan administratif mereka.
Dengan makin meluasnya pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik seperti yang dilakukan BPJS Kesehatan, harapannya ke depan masyarakat bisa menikmati layanan kesehatan yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga memberi pengalaman yang positif dan efisien.
(Ivan)













