*Detik-Detik Robeknya Lambung KM Lawit di Dermaga Ippi Ende*
*Ende, http://FajarAktual.com -* 30 Oktober 2026
Kapal Motor (KM) Lawit milik PT Pelni mengalami insiden saat hendak bersandar di Dermaga Ippi, Pelabuhan Ippi, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Kamis, 29 Oktober 2026. Insiden tersebut mengakibatkan robeknya bagian haluan kapal dan rusaknya struktur beton dermaga.
Rekaman amatir dalam pantauan media Fajar Aktual memperlihatkan KM Lawit melaju mendekati dermaga sebelum terjadi benturan keras. “Suaranya seperti ledakan, beton dermaga langsung rontok dan besi haluan kapal robek menganga,” ujar salah satu buruh pelabuhan di lokasi.
KM Lawit diketahui dalam pelayaran dengan rute Waingapu – Lewoleba – Kupang dan membawa ratusan penumpang. Akibat kejadian tersebut, kapal tertahan dan jadwal keberangkatan mengalami penundaan.
Hingga Jumat, 30 Oktober 2026, pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Ende masih melakukan pemeriksaan. Penundaan keberangkatan diberlakukan dengan alasan keselamatan (safety clearance) sambil menunggu hasil pemeriksaan kelaikan kapal.
Insiden ini memunculkan sejumlah pertanyaan terkait faktor penyebab. Ada tiga aspek yang menjadi perhatian dalam investigasi maritim pada umumnya, yakni kemungkinan malfungsi sistem kemudi dan mesin saat olah gerak sandar, faktor alam seperti arus dan cuaca di perairan Ende, serta prosedur dan kesiapan kru di anjungan.
Kerugian akibat insiden ini tidak hanya pada kerusakan fisik kapal, namun juga berdampak pada mobilitas penumpang dan distribusi logistik yang bergantung pada transportasi laut di NTT. Struktur Dermaga Ippi yang mengalami kerusakan juga memerlukan perbaikan.
Publik menanti transparansi hasil investigasi resmi dari KSOP Ende dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Investigasi diharapkan tidak berhenti pada kesimpulan musibah, melainkan menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) penyandaran kapal penumpang, khususnya di pelabuhan-pelabuhan sekunder di Indonesia Timur.
Pihak PT Pelni hingga saat ini belum merilis keterangan resmi terkait kronologi teknis dan total kerugian.
_(@Anafunan)_













