*Dandim 1618/TTU Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kapela Santo Paulus, Wujud Bakti TNI AD untuk Rakyat di Perbatasan*
Fajar Aktual Selasa 21 Juli 2026
TIMOR TENGAH UTARA — Komitmen TNI AD untuk hadir di tengah masyarakat kembali diwujudkan melalui Program Bakti TNI AD untuk Rakyat. Bertempat di Dusun Oelmuke, Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara, Senin (20/7/2026), Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, http://S.Sos. melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Kapela Santo Paulus.
Kapela berukuran 8 x 20 meter tersebut akan dibangun di atas lahan milik Pemerintah Desa. Kegiatan ini turut dihadiri Camat Mutis, Kepala Desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga Dusun Oelmuke yang menyambut dengan penuh sukacita.
Setibanya di lokasi, Dandim bersama rombongan disambut secara adat melalui Prosesi Takanab sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur masyarakat. Setelah prosesi penyambutan, peletakan batu pertama dilakukan bersama para undangan dan disaksikan langsung oleh seluruh warga sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah ibadah tersebut.
Dalam sambutannya, Letkol Arm Bambang Heryanto menyampaikan bahwa pembangunan Kapela Santo Paulus merupakan salah satu sasaran Program Bakti TNI AD untuk Rakyat di wilayah perbatasan RI–RDTL. Ia menargetkan pembangunan selesai paling lambat akhir Agustus 2026.
“Peletakan batu pertama ini adalah awal dari komitmen bersama menghadirkan rumah ibadah yang layak bagi masyarakat Dusun Oelmuke. Keberhasilan program ini butuh kerja sama semua pihak agar berjalan lancar, tepat waktu, dan memberi manfaat berkelanjutan,” tegas Dandim.
Ia juga mengajak Camat Mutis, pemerintah desa, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh masyarakat untuk menjaga semangat gotong royong selama proses pembangunan. Menurutnya, kebersamaan adalah kekuatan utama mewujudkan sasaran Bakti TNI AD untuk Rakyat.
Dandim berharap Kapela Santo Paulus tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat persaudaraan, pembinaan moral, dan simbol kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah perbatasan.
Melalui kegiatan ini, Kodim 1618/TTU menegaskan kembali komitmennya untuk terus hadir bersama rakyat. Program Bakti TNI AD untuk Rakyat menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui karya dan pengabdian demi mewujudkan wilayah perbatasan yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Ana F













