Minut–Fajaraktual.com
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi jalan berlubang di ruas Ringroad I yang sempat menjadi perhatian publik. Perbaikan langsung dilakukan pada Rabu (11/03/2026) guna memastikan keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan.

Kepala Balai BPJN Sulut, Handiyana, S.T., M.T., M.Sc., melalui Kepala Satuan Kerja Wilayah I Ir. Ringgo Radetyo, ST., M.Eng., IPM., ASEAN Eng., bersama PPK Wilayah I Steven Dotulong, S.T., turun langsung ke lapangan untuk mengoordinasikan proses perbaikan di sejumlah titik ruas jalan nasional tersebut.
Dalam keterangannya kepada awak media, Ringgo Radetyo menjelaskan bahwa BPJN Sulut sebelumnya telah menyiapkan sejumlah pos pemantauan guna mengantisipasi arus mudik Lebaran pada bulan suci Ramadhan tahun ini. Melalui pos-pos tersebut, pihaknya menerima berbagai laporan masyarakat, termasuk terkait kerusakan jalan di kawasan Ringroad I, wilayah Winangun.
“Begitu menerima informasi dari masyarakat mengenai kondisi jalan berlubang di kawasan Ringroad Winangun, kami langsung menindaklanjutinya dengan melakukan perbaikan di lapangan,” ujar Ringgo.
Ia menambahkan, program perbaikan jalan nasional di Provinsi Sulawesi Utara, khususnya pada ruas yang berada di bawah penanganan BPJN Wilayah I, sebenarnya sudah berjalan sejak awal Februari 2026.
Saat ini sejumlah titik kerusakan tengah dalam tahap pengerjaan, mulai dari perbaikan badan jalan hingga pembenahan sistem drainase guna mencegah kerusakan berulang akibat genangan air.
“Kami terus mempercepat proses pekerjaan di beberapa titik ruas jalan yang sedang diperbaiki. Harapannya sebelum Lebaran nanti, seluruh pekerjaan perbaikan jalan dan drainase dapat rampung sehingga masyarakat bisa menikmati perjalanan yang lebih aman dan nyaman,” jelasnya.
Di akhir keterangannya, Ringgo Radetyo juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat berkendara. Ia mengingatkan bahwa kondisi cuaca beberapa hari terakhir yang disertai hujan dan angin kencang berpotensi mempengaruhi kondisi jalan dan keselamatan perjalanan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat berkendara, terutama dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat dalam beberapa hari terakhir,” tutupnya.
Redaksi David













