Akademisi Unsrat: Golkar Sulut Butuh Pemimpin Visioner, Figur Tonny Hendrik Lasut Dinilai Representatif
Manado, Fajaraktual.com – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Utara, muncul harapan agar partai beringin melahirkan pemimpin yang mampu menjawab tantangan zaman. Dorongan itu datang dari kalangan akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Unsrat, DR. Maxi Egetan, S.I.P., M.Si., menilai Golkar Sulut saat ini membutuhkan figur yang tidak hanya populer, tetapi juga punya visi membangun, kemampuan merangkul, serta kepedulian terhadap kader.
“Golkar adalah partai besar dengan sejarah panjang. Untuk bangkit, dibutuhkan pemimpin yang punya kapasitas dan komitmen, bukan hanya sekadar mempertahankan status quo. Saya melihat hal itu ada pada sosok Tonny Hendrik Lasut,” ungkap Egetan, Selasa (19/8/2025).
Menurut Egetan, dinamika internal Golkar selama ini menunjukkan banyak kader potensial justru kehilangan ruang strategis. Kondisi itu membuat partai kurang optimal dalam menampilkan wajah segar dan progresif.
“Banyak kader Golkar yang sebenarnya punya kemampuan, tetapi tidak terakomodir. Figur baru seperti Tonny Hendrik Lasut bisa menghadirkan energi baru, membangun komunikasi, sekaligus menghidupkan kembali tradisi demokrasi internal partai,” jelasnya.
Ia menambahkan, Musda kali ini harus dimaknai bukan sekadar agenda memilih ketua, melainkan momentum untuk mendefinisikan kembali arah perjuangan Golkar Sulut.
“Harapan saya, kepemimpinan baru Golkar lebih menekankan kepentingan partai dan rakyat, bukan sekadar kepentingan pribadi. Tonny Hendrik Lasut saya pandang sebagai salah satu figur yang bisa membawa perubahan itu,” tegas Egetan.
Analisis akademisi ini menegaskan bahwa dukungan terhadap figur bukan sekadar soal personal, melainkan bagian dari kebutuhan partai akan pemimpin visioner di tengah kompetisi politik yang semakin ketat.
Reporter : (Ivan)













