*Polres TTU Perketat Patroli SPBU Antisipasi Dampak Isu Kenaikan BBM*
Fajar Aktual 7 juni 2026
KEFAMENANU – Kepolisian Resor Timor Tengah Utara meningkatkan intensitas Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga stabilitas keamanan menyusul isu fluktuasi dan rencana penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Patroli monitoring dilakukan ke sejumlah SPBU di Kota Kefamenanu, Sabtu 6/6/2026 siang.
Patroli dimulai pukul 13.00 WITA dipimpin AIPTU Rofinus Amandus Loe Talo selaku Perwira Pengawas Pamapta I Polres TTU bersama personel gabungan piket fungsi. Menggunakan kendaraan taktis Pamapta, tim menyasar tiga SPBU vital yang menjadi pusat pergerakan ekonomi masyarakat TTU.
Tiga lokasi yang diawasi meliputi SPBU 54.856.01 Jalan Sonbay Kelurahan Kefa Selatan, SPBU 54.856.02 Jalan Eltari Kelurahan Kefa Selatan, dan SPBU 54.856.03 Jalan Eltari Kelurahan Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu.
Kehadiran personel berseragam lengkap bertujuan menutup ruang bagi pelaku kejahatan dan oknum yang memanfaatkan situasi. Petugas berkoordinasi langsung dengan manajemen dan operator SPBU untuk memastikan pasokan BBM tetap aman serta mencegah panic buying dan antrean panjang yang mengganggu lalu lintas.
Kapolres TTU AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., menegaskan patroli KRYD krusial agar penyaluran BBM tepat sasaran, adil, dan bebas penyelewengan. “Saya perintahkan jajaran mengawasi ketat dan menindak tegas tanpa toleransi jika ada mafia BBM, penimbunan ilegal, spekulasi, atau manipulasi tera mesin dispenser yang merugikan konsumen,” tegasnya.
Selain memantau data logistik, personel juga memberi imbauan Kamtibmas secara humanis kepada petugas dan konsumen. Warga diminta tertib antre dan waspada kecurangan pengisian. Manajemen SPBU diingatkan menggunakan Call Center 110 Polres TTU untuk laporan cepat jika ada pelanggaran.
Hasil rekonsiliasi data di tiga SPBU menunjukkan stok BBM masih aman. Pasokan dari Depo Pertamina Atapupu, Belu, berjalan normal sesuai kuota. Data stok akhir patroli: Bio Solar 23.769 liter, Dexlite 18.643 liter, Pertalite 41.050 liter, Pertamax 23.792 liter.
Patroli berakhir pukul 14.20 WITA. Situasi seluruh SPBU sasaran dinyatakan aman, kondusif, dan pengisian berjalan lancar tanpa gangguan teknis maupun keamanan.
Ana Funan













