BPJS Kesehatan Perkuat Sistem Anti Kecurangan JKN, Daerah dan Tokoh Inspiratif Raih Penghargaan INAHAF 2025
MANADO, FajarAktual.com
BPJS Kesehatan menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem pencegahan dan penanganan kecurangan pada Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Melalui pembentukan Tim Anti Kecurangan JKN di seluruh level organisasi mulai pusat hingga cabang upaya meminimalkan potensi fraud terus diperkuat, termasuk melalui penetapan Key Performance Indicator (KPI) serta pemantauan kegiatan anti kecurangan oleh berbagai unit dan divisi.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mundiharno, mengatakan bahwa tantangan fraud di sistem JKN semakin kompleks seiring perkembangan global. Karena itu, modul anti-fraud yang digunakan terus disempurnakan, termasuk pelatihan verifikator bekerja sama dengan BNSP.
“Harapan kami, penguatan ekosistem ini memastikan JKN tetap optimal dan memberikan manfaat berkualitas bagi masyarakat,” ujarnya. Jumat (12/12/2025)
Pada momentum peringatan Hari Anti Korupsi Dunia, BPJS Kesehatan juga melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama berbagai kementerian dan lembaga. Kolaborasi ini memperluas ruang lingkup kerja sama, dari pertukaran pengetahuan hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia serta pemanfaatan teknologi informasi untuk deteksi potensi kecurangan.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar, turut menekankan pentingnya memastikan anggaran JKN dikelola dengan benar demi kepentingan masyarakat.
“Kita tidak boleh membiarkan sistem yang tidak benar dan tidak akuntabel ini dibiarkan. Semua pihak harus memastikan pelayanan yang diterima masyarakat berjalan sesuai aturan,” tegasnya.
Dalam ajang Indonesia National Anti Fraud Forum (INAHAFF) 2025, sejumlah pihak menerima penghargaan atas kontribusinya dalam membangun budaya anti kecurangan di lingkungan JKN.
Tokoh Inspiratif Anti Kecurangan Terbaik
Prof. Dr. dr. Hikmat Permana, SpPD, K-EMD
Dr. dr. Hamzah, Sp.An., KNA, KIC
Tim Pencegahan & Penanganan Kecurangan JKN Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota
1. Tim PK JKN Kota Medan
2. Tim PK JKN Kabupaten Kuningan
3. Tim PK JKN Kabupaten Jember
Tingkat Provinsi
1. Tim PK JKN Provinsi Jawa Barat
2. Tim PK JKN Provinsi Bali
3. Tim PK JKN Provinsi Kalimantan Utara
Pemerintah Kabupaten/Kota dengan Komitmen Anti Kecurangan Terbaik
1. Pemerintah Kota Mojokerto
2. Pemerintah Kabupaten Kuningan
3. Pemerintah Kota Cirebon
Pemerintah Provinsi dengan Komitmen Anti Kecurangan Terbaik
1. Pemerintah Provinsi Bali
2. Pemerintah Provinsi Jawa Barat
3. Pemerintah Provinsi Jawa Timur
Sinergi Lintas Sektor Terus Diperkuat
Melalui forum INAHAFF, BPJS Kesehatan berharap sinergi antar pemangku kepentingan semakin kokoh, terutama dalam menindaklanjuti langkah nyata melawan kecurangan dalam sistem JKN.
“INAHAFF menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi agar pencegahan kecurangan semakin berdampak luas,” jelas Deputi Direksi Pencegahan Fraud BPJS Kesehatan, Cak Min.
BPJS Kesehatan menekankan bahwa keberhasilan JKN bukan hanya soal pelayanan kesehatan, tetapi juga integritas sistem. Upaya kolektif diharapkan mampu menjamin keberlanjutan program jangka panjang bagi seluruh masyarakat Indonesia
(Ivan)













