MINAHASA, FajarAktual.com
Halaman Kantor Bupati Minahasa, Kamis (15/1/2026), menjadi saksi bagaimana solidaritas melampaui batas administratif. Di tengah rutinitas pemerintahan, Pemerintah Kabupaten Minahasa melepas bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana alam di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Pelepasan bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si, MAP, disaksikan jajaran aparatur sipil negara, relawan, serta unsur TNI-Polri dan organisasi kemasyarakatan. Suasana berlangsung khidmat, sarat dengan rasa empati dan kepedulian.
Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa musibah yang melanda Sitaro bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri. Ia menyebut bencana tersebut sebagai duka kolektif masyarakat Sulawesi Utara, yang menuntut respons bersama.
“Ketika saudara-saudara kita di Sitaro mengalami bencana, maka di saat yang sama kita terpanggil untuk hadir dan membantu. Inilah esensi kemanusiaan dan persaudaraan,” ujar Robby.

Ia menekankan bahwa bantuan yang dikirimkan bukan sekadar logistik, tetapi simbol kepedulian dan kebersamaan. Seluruh bantuan tersebut dihimpun melalui gotong royong lintas sektor, melibatkan pemerintah daerah, dunia usaha, TNI-Polri, organisasi sosial, lembaga keagamaan, hingga partisipasi masyarakat.
“Semangat mapalus kembali kita hidupkan. Ini bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan masyarakat Minahasa tetap kuat dalam situasi apa pun,” tambahnya.
Bupati Robby juga menyampaikan pesan khusus kepada para relawan dan petugas yang akan menyalurkan bantuan agar selalu mengutamakan keselamatan selama bertugas. Ia menitipkan salam persaudaraan dari masyarakat Minahasa kepada warga Sitaro, sebagai bentuk dukungan moral di tengah masa sulit.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa, Lona Wattie, SSTP, MAP, menjelaskan bahwa bantuan yang dikirim telah disesuaikan dengan kebutuhan paling mendesak di lokasi bencana.

“Bantuan ini kami siapkan berdasarkan hasil koordinasi dan asesmen kebutuhan di lapangan. Harapannya dapat segera dimanfaatkan dan membantu proses pemulihan masyarakat terdampak,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Minahasa memastikan bahwa koordinasi lintas daerah dan lintas instansi akan terus dilakukan, tidak hanya dalam tahap tanggap darurat, tetapi juga pada fase pemulihan pascabencana.
Pelepasan bantuan ini menjadi penegasan bahwa solidaritas dan kepedulian sosial tetap menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana, sekaligus menguatkan ikatan persaudaraan antarwilayah di Sulawesi Utara.
(Ivan)













