Diduga Mafia Solar, Linda Berlindung di Balik PT Sri Karya Lintasindo
Minahasa Utara – Fajaraktual.com
Praktik dugaan mafia solar kembali mencuat. Sosok perempuan bernama Linda disebut-sebut menjadi pemain besar dalam distribusi BBM bersubsidi yang diduga tidak tepat sasaran. Informasi yang beredar, Linda berlindung di balik nama perusahaan PT Sri Karya Lintasindo untuk melancarkan aktivitasnya.

Sejumlah sumber menyebut, solar bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi nelayan dan masyarakat kecil justru diduga dialihkan ke pihak perusahaan dengan harga tinggi. Hal ini jelas merugikan masyarakat dan bertentangan dengan aturan distribusi BBM subsidi.
“Perusahaan itu hanya dijadikan kedok, sementara solar bersubsidi dijual ke industri,” ujar salah satu aktivis LSM yang enggan disebutkan namanya.
LSM dan masyarakat mendesak aparat penegak hukum (APH) segera melakukan investigasi serta mengusut tuntas dugaan keterlibatan PT Sri Karya Lintasindo dalam praktik mafia solar ini. Mereka menegaskan bahwa praktik semacam ini bukan hanya merugikan negara, tetapi juga menindas hak rakyat kecil yang sangat membutuhkan BBM bersubsidi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Sri Karya Lintasindo maupun Linda belum memberikan klarifikasi terkait tudingan tersebut.
Team Redaksi













