*BP3MI NTT Kembali Pulangkan Jenazah PMI Asal Lembata, Total 107 Jenazah Sepanjang 2026*
Fajar Aktual Jumat 11.08 WITA
KUPANG — Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur kembali memfasilitasi penjemputan dan pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT.
Jenazah kali ini adalah Roy Tereng (51), warga Lewoleba Selatan, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata. Almarhum telah bekerja sebagai pekerja migran di Malaysia selama 24 tahun.
Jenazah Roy tiba di Bandara El Tari Kupang, Jumat 4 September 2026 pukul 06.00 WITA menggunakan pesawat Citilink QG 602. Proses penerimaan dilakukan Tim Kargo, Tim BP3MI NTT, keluarga Lembata di Kupang, serta Tim Yayasan Penyelenggaraan Ilahi.
Setelah penanganan di Terminal Kargo selesai, jenazah direncanakan diberangkatkan ke Lewoleba menggunakan KM Tidar pada hari yang sama sekitar pukul 11.00 WITA. Sementara itu jenazah disemayamkan di rumah keluarga di Naikoten.
“Jenazah disemayamkan sementara di keluarga di Naikoten sebelum diberangkatkan sebentar siang ke Lewoleba,” ujar keluarga almarhum di Terminal Kargo Bandara El Tari Kupang. Sebelum diantar menggunakan ambulans BP3MI NTT, keluarga dan tim yang terlibat terlebih dahulu mendoakan almarhum.
Berdasarkan Surat Bukti Pencatatan Kematian KJRI Kota Kinabalu Nomor 00029/SBPM-KK/09/2609 dan Daftar Kematian Borang B Nomor M.F. 13 29/08/2026 dari Hospital Kota Belud, Roy Tereng dinyatakan meninggal dunia pada 29 Agustus 2026 pukul 13.47 waktu setempat. Sebab kematian tercatat hypertensive heart disease atau penyakit jantung hipertensif. Terhadap jenazah telah dilakukan autopsi. Atas permintaan Antonius Geneo Tereng, adik kandung almarhum, jenazah akan dikebumikan oleh keluarga di Lembata.
Sehari sebelumnya, Kamis 3 September 2026, BP3MI NTT juga memfasilitasi pemulangan jenazah PMI asal Kabupaten Kupang, Alm. Melkus Nenobais (48), warga Desa Oben, Kecamatan Nekamese. Jenazah tiba di Terminal Kargo Bandara El Tari pukul 06.10 WITA dengan penerbangan Batik Air ID 6540. BP3MI NTT membebaskan biaya gudang kargo dan mengantar jenazah ke rumah duka menggunakan ambulans.
Dalam proses penjemputan tersebut turut hadir keluarga, Yayasan Penyelenggaraan Ilahi, insan media, dan aparat keamanan. Petugas BP3MI NTT juga memberikan penyuluhan hukum dan edukasi migrasi aman kepada keluarga melalui penyampaian langsung dan pembagian brosur.
Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, menyampaikan data sepanjang Januari hingga 4 September 2026, pihaknya telah memfasilitasi pemulangan 107 jenazah PMI. Dari jumlah itu, hanya dua yang prosedural dan tiga di antaranya anak PMI.
“BP3MI NTT terus mengimbau seluruh masyarakat NTT agar selalu memilih jalur kerja ke luar negeri secara prosedural demi keselamatan serta perlindungan hukum yang optimal,” tegas Suratmi.
(( anafunan))













