Dharma Wanita Persatuan Minahasa Rayakan HUT ke-26: Perkuat Peran Ibu sebagai Fondasi Indonesia Emas 2045
Minahasa, Fajaraktual.com
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Minahasa menandai peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 dengan sebuah kegiatan syukur yang berlangsung khidmat di Ruang Sidang Kantor Bupati, Kamis (11/12/2025). Mengusung tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Mendidik Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045,” perayaan ini menegaskan kembali posisi perempuan—khususnya para ibu—sebagai pilar utama pembentukan karakter generasi bangsa.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua DWP Minahasa, Ny. Florida Tangkere Pangayoan, yang menekankan bahwa momentum HUT bukan sekadar seremoni, tetapi pengingat bahwa pendidikan anak dimulai dari hati dan dari rumah.
“DWP mengajak mendidik dengan hati. Teknologi boleh memberi kemudahan, tetapi sentuhan kasih sayang ibu tetap yang utama. Setiap anak membutuhkan ASI, ASU, dan ASA sebagai bekal tumbuh sesuai potensinya,” ujarnya.
Dari sudut pandang inilah, DWP mendorong keluarga ASN menjadi contoh dalam pengasuhan, pendidikan karakter, dan penanaman nilai-nilai moral.
Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SSi, MAP dalam sambutannya menggarisbawahi filosofi budaya Minahasa yang memuliakan peran perempuan sebagai pusat pembentukan etika dan harmoni keluarga.
“Dalam budaya Minahasa, seorang ibu diletakkan dalam posisi yang terhormat sebagai penjaga moral, pendidik utama, dan pilar keharmonisan keluarga,” tegasnya.
Bupati RD menambahkan, kualitas generasi muda sangat ditentukan oleh peran ibu. Karena itu, DWP memiliki misi strategis dalam mempersiapkan keluarga-keluarga ASN menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan ini, Bupati RD menekankan sejumlah langkah prioritas yang perlu terus diperkuat:
Mendorong pendidikan literasi dan digital mulai dari keluarga, agar anak-anak siap menghadapi era teknologi tanpa kehilangan nilai moral.
Memperkuat keteladanan dan komunikasi dalam keluarga ASN, sebagai lingkungan pertama pembentukan karakter.
Mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan, tanpa mengabaikan peran utama sebagai pengasuh dan pendidik dalam rumah tangga.
Menurutnya, strategi ini menjadi fondasi penting untuk membentuk anak-anak Minahasa yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Sebagai wujud kepedulian, DWP Minahasa juga menyerahkan bantuan sembako kepada Panti Wreda Pengasih Remboken serta Panti Asuhan Eti Tondano. Tindakan ini menjadi simbol komitmen bahwa peran perempuan tidak hanya hadir dalam keluarga, tetapi juga menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Penasehat DWP Minahasa Martina Watok Dondokambey-Lengkong, SE, Sekda Lynda Watania, para kepala SKPD, camat, serta jajaran pengurus DWP Minahasa.
(Ivan)













